https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    APBD-P Riau Rp8,378 Triliun Siap Digunakan, Ini Prioritas SF Hariyanto

    Keterangan Foto: Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. ILine-RH

    ILINE PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mulai dapat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 setelah nomor registrasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diterbitkan.

    Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan realisasi APBD 2026 saat ini telah mencapai 69 persen. Pemprov Riau menargetkan serapan anggaran meningkat hingga 90 persen pada akhir tahun.

    “APBD P 2026 sudah bisa digunakan. Nomor registrasi sudah keluar,” ujar SF Hariyanto.

    Untuk mempercepat pelaksanaan program, Pemprov Riau juga telah menggelar rapat evaluasi bersama Sekretaris Daerah dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Evaluasi tersebut membahas perkembangan kegiatan serta kesiapan pelaksanaan program yang dibiayai melalui anggaran perubahan.

    “Kami bersama Pak Sekda, rekan-rekan OPD melakukan evaluasi untuk kegiatan 2026 dan kami membahas juga untuk APBD P,” katanya.

    SF Hariyanto mengingatkan seluruh OPD agar memastikan kelengkapan dokumen administrasi sebelum merealisasikan anggaran. Langkah ini dinilai penting mengingat waktu pelaksanaan anggaran 2026 hanya tersisa sekitar dua bulan.

    Salah satu prioritas penggunaan APBD-P adalah menyelesaikan kewajiban tunda bayar pemerintah daerah. Namun, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

    “Prioritas kita di APBDP, tetap salah satunya menyesaikan tunda bayar. Itu juga harus kita selesaikan sesegera mungkin,” tegasnya.

    Selain menyelesaikan kewajiban tersebut, Pemprov Riau akan memprioritaskan kegiatan mendesak, termasuk menjaga kondisi jalan agar tetap fungsional dan dapat digunakan masyarakat.

    “Prioritas lainnya juga menjaga fungsional jalan yang ada di Riau. Karena beberapa ruas jalan di Riau ada yang mengalami kerusakan,” ungkap SF Hariyanto.

    Sebelumnya, Pemprov Riau bersama DPRD Provinsi Riau menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Perubahan 2026 dalam rapat paripurna pada Senin (28/9/2026).

    Dalam kesepakatan tersebut, APBD Perubahan Riau 2026 ditetapkan sebesar Rp8,378 triliun, meningkat dibandingkan APBD murni 2026 yang sebesar Rp8,321 triliun.