Program MBG Gerakkan Berbagai Sektor Usaha, Agung Akui Manfaatnya Bagi Pekanbaru

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut memberikan kontribusi

ILINE PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru.

Pernyataan tersebut disampaikan Agung usai memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru, Selasa (23/6/2026). Ia mengungkapkan, PAD Pekanbaru saat ini mengalami kenaikan cukup besar dibanding sebelumnya.

Jika sebelumnya PAD berada di angka sekitar Rp800 miliar, kini nilainya meningkat menjadi kurang lebih Rp1,2 triliun.

“Kenaikan PAD ini tentu dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini berjalan. Program ini memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di daerah,” kata Agung.

Menurutnya, peningkatan tersebut salah satunya terlihat dari sektor pajak makanan dan minuman serta retribusi yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Terutama pada pajak makan dan minum serta retribusi. Bahkan pendapatan dari pajak makan dan minum pada triwulan pertama ini naik 32 persen. Dengan adanya program ini, aktivitas ekonomi meningkat sehingga memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” jelasnya.

Agung menilai keberadaan program MBG tidak hanya berdampak pada penerimaan daerah, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Perputaran ekonomi yang meningkat disebut ikut membuka peluang kerja dan menggerakkan berbagai sektor usaha.

“Geliat ekonomi yang muncul dari program ini cukup baik. Banyak sektor yang bergerak dan itu berdampak pada penambahan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Terkait kekhawatiran adanya penurunan omzet kantin sekolah akibat program MBG, Agung memastikan hal tersebut tidak terjadi di Pekanbaru. Ia menyebut aktivitas jual beli di kantin sekolah masih tetap berjalan.

“Tidak ada dampak penurunan yang signifikan. Anak-anak sekolah tetap berbelanja di kantin. Mereka masih membeli makanan ringan, minuman, dan kebutuhan lainnya yang tersedia di kantin,” ungkapnya.

Agung berharap program pemerintah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dapat terus berlanjut. Menurutnya, peningkatan aktivitas ekonomi akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat pendapatan daerah.

“Kita berharap ekonomi terus tumbuh. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, maka dampaknya juga akan dirasakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah melalui peningkatan PAD,” tutupnya.