https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Pemprov Riau Fasilitasi Empat Perusahaan Akses Pembiayaan BRK Syariah

    Keterangan Foto: Bank Riau Kepri Syariah.ist

    ILINE PEKANBARU — Empat perusahaan dari sektor kesehatan, perkebunan, industri, konstruksi, dan jasa migas mulai terhubung dengan layanan perbankan daerah melalui Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Fasilitasi tersebut dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau untuk mendorong investasi agar memberikan dampak lebih luas terhadap aktivitas ekonomi daerah.

    Kepala DPMPTSP Provinsi Riau Vera Angelika OK mengatakan, empat perusahaan yang telah membuka rekening di BRK Syariah yakni PT Syifa Utama (RS Ibnu Sina), PT Kunango Jantan melalui divisi koperasi, PT Mustika Agung Group, dan PT Vadhana Internasional.

    "Empat perusahaan tersebut sudah membuka rekening di BRK Syariah, yaitu PT Syifa Utama, PT Kunango Jantan atau koperasi, PT Mustika Agung Group dan PT Vadhana Internasional," ujar Vera, Jumat (14/8/2026).

    Menurut Vera, fasilitasi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Untuk RS Syifa Utama atau RS Ibnu Sina, nilai pembiayaan yang difasilitasi mencapai Rp12 miliar.

    Sementara itu, PT Kunango Jantan melalui divisi koperasi mendapat fasilitasi payroll senilai Rp25 juta. PT Mustika Agung Group membuka rekening awal senilai Rp4,8 juta dan selanjutnya akan mengajukan pinjaman usaha yang saat ini masih dalam tahap verifikasi dokumen oleh BRK Syariah.

    Adapun PT Vadhana Internasional membuka rekening dengan setoran awal Rp500 ribu dan akan melanjutkan proses verifikasi dokumen untuk pengajuan pembiayaan.

    Vera menjelaskan, pembukaan rekening merupakan langkah awal untuk menghubungkan aktivitas usaha perusahaan dengan ekosistem perbankan daerah, termasuk akses pembiayaan sesuai kebutuhan bisnis.

    DPMPTSP Riau berharap semakin banyak perusahaan yang beroperasi di daerah memanfaatkan layanan perbankan lokal. Dengan demikian, investasi tidak hanya tercatat dalam nilai penanaman modal, tetapi juga mendorong transaksi, pembiayaan, dan perputaran ekonomi di Riau.

    "Semoga kesadaran perusahaan untuk membuka rekening di BRK Syariah semakin meningkat sesuai harapan Pak Gubernur," kata Vera.

    Ia menambahkan, semakin banyak pelaku usaha yang terhubung dengan perbankan daerah, semakin besar pula peluang terciptanya aktivitas ekonomi yang memberikan dampak langsung terhadap perekonomian Riau.