https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    DPRD Riau Dorong Pengelolaan SDA Berkelanjutan untuk Generasi Mendatang

    Keterangan Foto: Diskusi Kebangsaan ke-4 bertajuk “Potensi dan SDA Daerah untuk Warisan Anak Negeri” di Anjungan Kampar, Purna MTQ Provinsi Riau, Sabtu (15/8/2026).

    ILINE PEKANBARU – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau, Abdullah, mendorong pengelolaan sumber daya alam (SDA) Riau dilakukan secara bijak, transparan, dan berkelanjutan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat saat ini, tetapi juga dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

    Hal itu disampaikan Abdullah dalam Diskusi Kebangsaan ke-4 bertajuk “Potensi dan SDA Daerah untuk Warisan Anak Negeri” di Anjungan Kampar, Purna MTQ Provinsi Riau, Sabtu (15/8/2026).

    Abdullah mengatakan Riau memiliki potensi SDA yang besar dan selama ini menjadi salah satu kekuatan pembangunan daerah. Namun, besarnya potensi tersebut harus diiringi kebijakan pengelolaan yang tepat agar mampu memberikan nilai tambah dan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

    “Potensi yang kita miliki bukan hanya untuk dimanfaatkan hari ini, tetapi juga harus kita pikirkan keberlangsungannya untuk anak cucu kita. Karena itu, pengelolaan SDA harus dilakukan secara bijak, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

    Menurutnya, pembangunan Riau harus diarahkan untuk memperkuat kesejahteraan dan kemandirian daerah. Kekayaan alam yang dimiliki tidak semestinya hanya menghasilkan keuntungan dari eksploitasi, tetapi juga harus mampu menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    “Kita ingin Riau berkembang dengan kekuatan sendiri, dengan memanfaatkan potensi yang ada secara maksimal. Jangan sampai kekayaan daerah yang begitu besar justru belum mampu memberikan manfaat yang sebanding bagi masyarakat Riau,” katanya.

    Abdullah menilai sinergi pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun tata kelola SDA yang berorientasi pada kepentingan daerah. Pemanfaatannya, kata dia, harus tetap mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan.

    Ia menegaskan, kekayaan alam Riau harus dipandang sebagai aset strategis jangka panjang. Dengan tata kelola yang baik, SDA tidak hanya menjadi sumber pertumbuhan ekonomi saat ini, tetapi juga dapat menjadi modal pembangunan bagi generasi berikutnya.