DPRD Pelalawan Desak Polisi Usut Tuntas Kebakaran SPBU, Diduga Terkait Pelangsiran BBM
Keterangan Foto: Kebakaran SPBU 14.284.633 di Jalan Lintas Timur, Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan.
ILINE PELALAWAN — DPRD Kabupaten Pelalawan mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kebakaran SPBU 14.284.633 di Jalan Lintas Timur, Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelangsiran BBM bersubsidi.
Kebakaran terjadi pada Jumat (14/8/2026). Api diduga bermula dari mobil Daihatsu Terios warna hitam yang berada di area SPBU. Kendaraan tersebut kemudian terbakar dan memicu ledakan serta percikan api yang menjalar ke fasilitas pengisian hingga menghanguskan dua unit pompa dan bangunan utama SPBU.
- Baca juga:
Dugaan aktivitas pelangsiran BBM menguat setelah ditemukan kerangka drum dan belasan jeriken di dalam bangkai kendaraan. Kursi barisan kedua dan ketiga mobil tersebut juga diketahui telah dilepas untuk memberikan ruang bagi jeriken berisi BBM.
Ketua Komisi II DPRD Pelalawan, Abdul Nasib, mengaku berada di lokasi saat kejadian. Ia melihat langsung kendaraan terbakar disertai beberapa kali ledakan serta keberadaan jeriken di dalam kabin.
“Saya ada di lokasi kejadian. Memang mobil yang terbakar itu membawa jeriken berisi bahan bakar minyak,” ujar Nasib, Senin (17/8/2026).
Nasib mengatakan temuan tersebut telah disampaikan kepada pengelola SPBU, PT Patra Riau Mandiri, disertai bukti foto di lapangan. Namun, ia menilai pihak pengelola belum memberikan respons terkait dugaan pelangsiran BBM.
Atas kondisi tersebut, DPRD Pelalawan mendesak Polres Pelalawan dan Polsek Bunut menindak tegas pihak yang terlibat dalam dugaan penimbunan atau pelangsiran BBM bersubsidi. DPRD juga berencana memanggil Pertamina dan BP Migas untuk mengevaluasi pengawasan distribusi BBM di wilayah Pelalawan.
Sementara itu, Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Pelalawan telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah petugas SPBU yang melayani pengisian BBM sebelum kebakaran terjadi.
Kanit II Tipidter Satreskrim Polres Pelalawan Iptu Asbon Mairizal mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran serta dugaan aktivitas pelangsiran BBM.
“Para petugas SPBU sudah kita periksa perihal kebakaran yang diduga akibat aktivitas pelangsir BBM,” kata Asbon, Minggu (16/8/2026).
Polisi juga masih memburu pengemudi Terios yang diketahui bernama Ari. Ia dilaporkan meninggalkan lokasi bersama keluarganya setelah api membesar.
Hingga kini, penyidik masih memperdalam kasus tersebut, termasuk menelusuri dugaan pelangsiran BBM bersubsidi dan pihak-pihak yang terlibat. Masyarakat berharap penyelidikan dapat mengungkap fakta sebenarnya serta memastikan distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran.







