https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Pramuka Cerdas Keuangan

    Keterangan Foto: Talkshow Leaders Insight Pramuka Cakap Keuangan.

    ILINE JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi keuangan generasi muda melalui program Pramuka Cerdas Keuangan dalam rangkaian Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.

    Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2026 tersebut diikuti ribuan anggota Pramuka Penggalang. Peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menabung, mengelola keuangan secara bijak, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenal produk dan layanan jasa keuangan.

    Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengatakan, kecakapan mengelola keuangan perlu dibangun sejak usia muda melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

    “Kunci masa depan yang kita bisa lakukan itu ada di cara kita mengelola keuangan. Mengelola keuangan itu artinya adalah jalan menuju bahagia,” ujar Dicky dalam Talkshow Leaders Insight Pramuka Cakap Keuangan, Selasa (18/8/2026).

    Menurut Dicky, generasi muda perlu membangun perilaku finansial positif agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan tidak mudah terpengaruh tren maupun gaya hidup konsumtif.

    Talkshow tersebut turut menghadirkan Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat, serta Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar Utomo.

    Anis menilai kebiasaan menabung sejak dini tidak hanya penting bagi individu, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter finansial yang dapat berdampak pada perekonomian nasional.

    Sementara itu, Atip mengatakan literasi keuangan merupakan bagian dari fondasi Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Menurutnya, kemampuan mengendalikan diri dari perilaku konsumtif perlu dibentuk sejak anak-anak agar mereka mampu mengelola keuangan secara lebih baik ketika dewasa.

    Bachtiar menambahkan, kebiasaan menabung sejalan dengan nilai Dasa Dharma Pramuka, khususnya prinsip hidup hemat, cermat, dan bersahaja. Pembiasaan tersebut juga dinilai dapat membantu membentuk kemandirian dan jiwa kewirausahaan generasi muda.

    Rangkaian edukasi keuangan Jambore Nasional XII dilaksanakan pada 15–16 dan 18–20 Agustus 2026 dengan melibatkan OJK, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

    Selain talkshow, edukasi dilakukan melalui Tenda Kampung Finansial yang menghadirkan permainan, kuis, booth edukasi, dan berbagai aktivitas interaktif. Hingga rangkaian kegiatan berakhir, sekitar 7.500 anggota Pramuka tercatat mengunjungi area tersebut.

    Peserta terpilih juga mengikuti program “Pramuka Goes to Office” ke Kantor Pusat OJK pada 18–20 Agustus 2026 untuk mengenal lebih dekat peran OJK sebagai regulator dan pengawas sektor jasa keuangan sekaligus mendapatkan edukasi keuangan secara langsung.

    Kolaborasi OJK dan Kwarnas Gerakan Pramuka dalam penguatan kecakapan keuangan telah berlangsung sejak 2023 melalui revisi Syarat Kecakapan Khusus (SKK) Penabung dan SKK Cakap Keuangan.

    Melalui rangkaian kegiatan tersebut, OJK berharap generasi muda tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri dan bertanggung jawab, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan, membangun budaya menabung, serta menggunakan produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan.