https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Gajah Diego Mati di PLG Minas Riau, Diduga Akibat Gangguan Pencernaan

    Keterangan Foto: Gajah sumatra jantan bernama Diego mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Kabupaten Siak.

    ILINE PEKANBARU — Dunia konservasi Riau berduka. Gajah sumatra jantan bernama Diego mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Kabupaten Siak, Riau, pada Rabu (16/9/2026) siang.

    Gajah berusia 17 tahun tersebut sebelumnya mengalami penurunan kondisi kesehatan sejak 10 September 2026. Tim medis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menemukan indikasi gangguan pencernaan dan cacingan berdasarkan pemeriksaan sampel kotoran.

    Plt Kepala BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengatakan saat itu Diego mengalami diare dan penurunan nafsu makan. Tim kemudian memberikan penanganan medis secara intensif.

    "10 September gajah mengalami penurunan kondisi kesehatan. Kotoran menceret serta nafsu makan berkurang," kata Ujang, Kamis (17/9/2026).

    Setelah mendapat perawatan, kondisi Diego sempat membaik. Nafsu makan kembali meningkat dan kondisi kotorannya berangsur normal.

    Namun, kondisi tersebut kembali menurun pada 15 September. Diego tidak mau makan, minim minum dan tubuhnya semakin lemah. Tim medis kemudian merencanakan pemeriksaan darah untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara lebih lanjut.

    Sehari kemudian, kondisi Diego tiba-tiba memburuk saat tim hendak mengambil sampel darah. Gajah tersebut terduduk dan kemudian tumbang hingga akhirnya dinyatakan mati.

    "Tanggal 16 atau hari kedua penanganan, tim mau ambil sampel darah. Tiba-tiba saja gajah Diego terduduk dan tumbang, tidak beberapa saat tanda-tanda vital hilang dan dinyatakan mati," ujar Ujang.

    BBKSDA Riau selanjutnya melakukan necropsy atau bedah bangkai untuk mengetahui penyebab kematian. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan serius pada organ pencernaan yang menjadi penyebab kematian Diego.

    Bangkai Diego kemudian ditangani oleh petugas sesuai prosedur medis dan operasional yang berlaku.