https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Unggul Tinggalkan Agung Nugroho, Ida Yulita Susanti Menang Sebagai Cawako Lewat Survei

    Keterangan Foto: Istimewah

    ILINE PEKANBARU - Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa pasangan calon walikota dan wakil walikota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti dan Kharisman Risanda, unggul signifikan dalam elektabilitas, Kamis (7/11). Hal ini didapat berdasarkan survei yang dilakukan oleh lembaga Poll Matrix pada periode 27 Oktober hingga 3 November 2024.

    Survei yang melibatkan 400 responden dari 15 kecamatan di Pekanbaru ini menunjukkan bahwa pasangan Ida Yulita Susanti-Kharisman Risanda meraih suara terbanyak dengan persentase mencapai 27,5%, disusul oleh pasangan Agung Nugroho-Markarius Anwar dengan 24,5%, dan pasangan Muflihun-Ade Hartati yang memperoleh 18% suara.

    Lebih rinci, hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Ida Yulita Susanti-Kharisman Risanda unggul di beberapa kecamatan utama di Pekanbaru, seperti:

    - Tuah Madani: 38,3%

    - Bukit Raya: 34,3%

    - Payung Sekaki: 36,7%

    - Bina Widya: 32,0%

    - Sukajadi: 25,0%

    - Rumbai Timur: 30,0%

    - Pekanbaru Kota: 35,0%

    - Rumbai Barat: 30%

    Sementara itu, pasangan Agung Nugroho-Markarius Anwar meraih suara dominan di kecamatan-kecamatan berikut:

    - Marpoyan Damai: 35,0%

    - Rumbai: 40,0%

    - Kulim: 24,0%

    - Lima Puluh: 40,0%

    - Senapelan: 40,0%

    Muflihun-Ade Hartati, meskipun berada di posisi ketiga, mendapatkan dukungan dominan hanya di Kecamatan Tenayan Raya dengan persentase 62,9%.

    Survei juga mengungkapkan tren perolehan suara berdasarkan jenis kelamin. Ida Yulita Susanti meraih 28% suara dari pemilih perempuan dan 27% dari pemilih laki-laki. Sementara itu, Agung Nugroho memperoleh 27,5% suara dari pemilih laki-laki dan 21,5% dari pemilih perempuan.

    Selain itu, sejumlah pasangan calon lain juga mendapatkan dukungan, namun dengan persentase yang lebih rendah, seperti pasangan Edi Natar-Destrayani Bibra dengan 9,5%, dan Instiawati Ayus-Taufik Arrakhman dengan 4,5%. Sebanyak 16% responden menyatakan tidak memilih atau tidak memberikan jawaban.