https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    ARSADA Riau Siapkan Transformasi Rumah Sakit Daerah Berbasis Smart Hospital

    Keterangan Foto: Plt Gubernur Riau SF Hariyanto bersama Direktur RSUD Arifin Achmad dan Ketua ARSADA Wilayah Riau, Yusi Prastiningsih, Kamis (5/11/2026). MC Riau/ILine-RH

    ILINE PEKANBARU – Transformasi pelayanan kesehatan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau. Rumah sakit daerah didorong tidak hanya meningkatkan fasilitas medis, tetapi juga membenahi sistem manajemen, memperkuat kompetensi tenaga kesehatan, serta mulai mengoptimalkan pemanfaatan teknologi.

    Hal tersebut mengemuka dalam audiensi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, bersama perwakilan Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Wilayah Riau di Ruang Rapat Gubernur Riau, Kamis (5/11/2026).

    Dalam pertemuan itu, SF Hariyanto menekankan bahwa rumah sakit daerah harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks terhadap pelayanan kesehatan.

    Menurutnya, kualitas rumah sakit tidak semata-mata ditentukan oleh kelengkapan bangunan maupun peralatan medis. Profesionalisme pengelolaan dan kemampuan sumber daya manusia juga menjadi faktor penting dalam membangun pelayanan yang berkualitas.

    "Rumah sakit harus terus mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam pengelolaan dan pelayanan. Kita ingin rumah sakit di Riau semakin modern, memiliki manajemen yang baik, dan mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas," kata SF Hariyanto.

    Ia juga mengingatkan agar setiap rumah sakit terus melakukan inovasi. Pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin efektif dan efisien.

    "Kita ingin pelayanan kesehatan di seluruh daerah semakin merata. Rumah sakit harus terus berbenah, meningkatkan kemampuan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

    Sementara itu, Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau yang juga Ketua ARSADA Wilayah Riau, Yusi Prastiningsih, mengatakan keberadaan asosiasi tersebut diharapkan menjadi wadah untuk menyatukan langkah rumah sakit daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan.

    Menurut Yusi, tantangan pengelolaan rumah sakit saat ini semakin berkembang. Karena itu, penerapan tata kelola yang baik atau good hospital governance menjadi kebutuhan agar rumah sakit dapat berkembang sekaligus memiliki kemandirian dalam pengelolaannya.

    "Harapan kami, seluruh rumah sakit daerah di Provinsi Riau bisa memberikan pelayanan terbaik dan memiliki kualitas yang setara. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang tepat tanpa ada kekurangan, di mana pun mereka mengakses layanan kesehatan," ungkapnya.

    Sebagai langkah memperkuat kapasitas organisasi dan pengembangan rumah sakit, ARSADA Wilayah Riau menjadwalkan pelantikan kepengurusan pada 26 November 2026.

    Agenda tersebut juga akan dirangkaikan dengan seminar nasional bertema Smart Hospital. Forum ini direncanakan menjadi ruang diskusi mengenai perkembangan teknologi, tata kelola, serta strategi pengembangan rumah sakit modern.

    Yusi menjelaskan, ARSADA ingin mendorong terjadinya pertukaran pengalaman antarrumah sakit daerah. Rumah sakit yang telah memiliki sistem pengelolaan dan pelayanan lebih maju diharapkan dapat menjadi referensi bagi rumah sakit lainnya.

    "Di Provinsi Riau sudah ada rumah sakit yang maju dan berkembang, sehingga kami berharap bisa saling belajar. Rumah sakit yang sudah lebih baik dapat menjadi contoh untuk mendorong kemajuan rumah sakit daerah lainnya," jelas Yusi.

    Ia menyambut positif respons Plt Gubernur Riau terhadap rencana pengembangan ARSADA. Dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan mendorong pembenahan rumah sakit secara berkelanjutan.

    Yusi berharap kepengurusan ARSADA Wilayah Riau yang akan dilantik nantinya mampu menjalankan peran strategis sebagai penggerak peningkatan kualitas rumah sakit daerah.

    "Alhamdulillah, respons Bapak Plt Gubernur sangat baik dan beliau berharap ARSADA dapat menjadi role model. Kami berharap kepengurusan ini bisa mendorong perbaikan rumah sakit di seluruh Provinsi Riau," tutupnya.

    Transformasi menuju Smart Hospital diharapkan tidak berhenti pada pemanfaatan teknologi semata, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata dalam sistem pengelolaan dan kualitas pelayanan. Dengan demikian, masyarakat Riau dapat memperoleh layanan kesehatan yang semakin profesional, efektif, dan merata.